Semoga

Suatu saat nanti kita akan duduk semeja, kembali. Mungkin untuk melepas rindu setelah lama tak berjumpa. Kamu mengaduk perlahan latte-mu, membuat latte art dedaunan berubah jadi mirip permukaan Jupiter. Sedangkan aku, menggoyang perlahan erlenmeyer berisi kopi manual brew single origin yang biasa kupesan. Melarutkan butiran gula.

Apa?

Jadi apa yang kamu tunggu? Diam saja, tak ada guna. Sebuah cerita tak akan disampaikan jika kami tidak mulai menulis. Bukankah nasib seseorang tidak akan berubah jika ia tidak bergerak? Persetan dengan energi potensial milik sebuah batu besar di puncak Everest, ia tak akan menggelegar jika ia diam saja disana. Hei, skenario terbaik itu harus…

Sebab

Sebab diam bukan berarti tak peduli Berhenti menyapa tak berarti berhenti berdoa Bukankah mentari berhenti bersinar agar kau bisa terlelap? Lalu hujan berhenti berderap, agar bunga bisa bermekaran? Perubahan bukan berarti perpisahan dan perpisahan, akan abadi sebagai kenangan Ini apa dah kacau _ _!!)

Close
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE