Value

Kembali pada postingan saya sebelumnya, Belajar Filsafat dari House MD. Anda pasti menemukan, bahwa hidup yang berarti adalah hidup yang memiliki tujuan. Tujuan itu sendiri, sayangnya, kadang hanya berdasar pada kesenangan belaka (hedonis).

Iya, hidup hedon memang TERKESAN sia-sia, tidak bernilai. Tidak berarti. Tidak berpahala. Tidak dapat tiket kesurga, katanya. Apa benar?

Advertisements

Untuk masalah surga-neraka, saya tidak punya otoritas. Tapi jika masalah nilai dan berarti tidaknya pilihan hidup seseorang, ijinkan saya berbicara.

Jadi begini.

Intinya, sesuatu jadi berharga karena kita memilih hal tersebut untuk memiliki nilai

definisi nilai
Definisi nilai (Sumber :tangkapan layar Google Search)

Entahlah.

Advertisements
Advertisements

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.