Doppelganger

Advertisements

Mulai galau lagi?
Tidak apa-apa. Galau itu mekanisme defensif sekaligus detoksifikasi pikiran.
Buang semua rasa yang mengganjal itu. Nanti juga akan lega.

Tapi, kamu sadar, kan? Pasti dari awal kamu tahu resiko diammu.

See, you pushed people away from you. Once they’re fading away, they probably never going back.

Tidak apa-apa. Itu resiko dari pilihanmu. Toh, kamu sudah sering membualkan kecintaanmu pada sunyi, pada kesendirian. Ini caramu untuk membebaskan diri. Masalahnya kamu terlalu fokus pada kesunyian itu, tanpa bisa menyiapkan diri akan konsekuensi kesendirian.

Sepi itu memang indah, kita sudah sepakat.

Sayangnya sifat kekanakanmu itu membuatmu buta. Membuatmu tidak siap dengan luka yang pasti dia bawa. Untuk membuat kamu mengerti kenapa sepi membawa luka, ijinkan aku bercerita.

Manusia itu makhluk sosial. Sudah berjuta tahun kita hidup dalam kelompok. Saling menjaga dan merawat. Ikatan inilah yang membebaskan kita dari hukum rimba yang buas dan the survival of the fittest-nya Darwin. Untuk memastikan ikatan ini tetap ada, evolusi membuat mekanisme kutukan dalam otak kita.

Caring and sharing give you a large amount of endorphins, the happy hormone. The more compassion you hav’ the happier you will be. If you or your lobe one stop caring each other, your brain will be flooded by adrenaline and cortisol. These two hormones make you wanna runaway and often brings sorrow~

Bisa menangkap maksudku?

Hah~ Jadi kamu itu berlagak sukasepi. Tapi belum bisa menaklukkan bagian purba dari dirimu sendiri.  Apa yang kau rasa saat ini hanya permainan kimiawi otak belaka. Berikan waktu pada otakmu untuk mengenali sepi sebagai teman baru.

Jangan khawatir. Aku bisa membantumu. Selama kamu mau mendengarkan aku, kau tidak benar-benar sendiri.

Kita yang harus menentukan perasaan kita sendiri. Kitalah yang menentukan, apakah sebuah kata akan menjadi luka, atau menjadi makna?

Atau mengartikan luka itu jadi makna?

ga usah nyanyi~

 

Dramaga, 7 Oktober 2018

Silahkan diskusikan topik diatas

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: