Cerita Semangkuk Mie Kuah

Semangkuk mie instan kuah bukan hanya masalah mengenyangkan perut. Ia harus sempurna. Apalagi, kau akan menikmatinya pada malam yang panjang. Setidaknya mangkuk berdiameter 20 CM itu harus berisi salah satu sayur dari keluarga Brassicaceae, irisan tomat buah, dua buah cabai: satu merah dan direbus; satu hijau segar, telur rebus setengah matang, kuah panas nan asin, mie yang kenyal, dan bakso sapi.

Proses menyusun semangkok mie paling sempurna ini membutuhkan endapan pengalaman dan ketekunan. Bagaimana cara mencegah agar kuah mie tegas rasanya? Jangan gunakan air rebusan mie sebagai kuah, selalu didihkan terpisah. Bagaimana agar mie matang sempurna sedang telur masih meleleh kuningnya dan sayur masih segar? Rebus keduanya setelah mie sudah mulai bisa dipisahkan dengan mudah.

Advertisements

Aku mengisi mangkok dengan bumbu kering dan rawit merah rebus yang digerus. Lalu kusiramkan air mendidih sekitar seperempat volume mangkok. Pada panci yang masih menggelegak, kumasukkan mie, mengaduknya perlahan. Lalu kumasukkan telur, bersama potongan Brassicaceae pilihan. Panci kuangkat dari kompor setelah mie melunak, putih telur tak bening lagi, dan sayur mulai menyala hijaunya. Air sisa rebusan kubuang perlahan.

Kemudian isi panci kutuangkan pada mangkok berisi kuah. Mengaduknya dari bagian bawah mie, perlahan. Berusaha agar gerakanku tidak membuat kuning telur setengah matangku pecah dan membuyarkan imajiku. Setelah bumbu merata, baru kumasukkan bakso dan kutuang minyak aroma dari kemasannya. Menyebarkannya merata ke seluruh permukaan mangkok.

Iya. Caraku memasak mie memang jauh dari esensi mie instan. Tapi apa yang kulakukan bukan tanpa alasan!

Advertisements

Kenapa salah satu cabenya mentah dan lainnya merah terebus? Rawit merah rebus akan memberikan rasa pedas yang pas pada kuah dan mie. Sedangkan cabe hijau mentah berfungsi menghilangkan rasa amis, saat aku menikmati kuning telur yang masih meleleh, tanpa perlu takut lidahku terbakar.

Kenapa minyak bumbu kutuangkan diakhir? Supaya aroma yang ia bawa tidak menguap saat lama dalam kuah panas. Jadi saraf olfaktori-mu tetap dimanjakan rasa dan aroma, saat kuah hangat itu kau sesap.

Kenapa tomat dicampur kuah panas? Bukankah ia akan layu? Tomat disini bukan sebagai sayur. Ia adalah bom glutamat organik. Glutamat adalah molekul pembawa rasa umami. Hah! Bukankah jutaan molekul glutamat dalam bumbu kering takkan pernah cukup?

Perasaan paling bahagia saat wangi cabe, jeruk, ayam, dan Brassicaceae rebus menari bersama rasa gurih, asin, dan pedas di lidahku. Belum lagi kenyalnya mie dan bakso yang kukunyah bersama. Pada sendokan terakhir, kuredakan panas di mulutku dengan mengulum kuning telur. Lalu aroma amisnya kunetralkan dengan potongan rawit hijau.

Kemudian, tulisan ini kuakhiri~

Advertisements

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.