Menulis Itu Apa Tujuannya?

Menulis itu apa tujuannya?

Untuk hidup? Mungkin begitu. Kenyataannya begitu. Pekerjaanku saat ini penulis di sebuah situs pengulas hosting multinasional. Sehari, bekerja tiga jam. Satu jam gajinya $4. Sekitar Rp.170.000 sehari.

Menulis untuk media curhat? Iya, benar juga. Lebih dari 50% isi artikel di blog ini adalah sumpah serapah. Kata seorang pengunjung setahun lalu:

Anda menulis untuk siapa? Formal sekali bahasanya. Padahal, isinya curhatan semua. Manfaatnya untuk pembaca apa?

Read moreMenulis Itu Apa Tujuannya?

Holding on and Letting Go

there’s no such thing a proper farewel

Seperti pertemuan yang seadanya, perpisahan bisa saja terjadi tiba-tiba dan hambar rasanya.

Tanpa banyak drama bak film kayu-kayuan. Bisa jadi karena hanya sendirian merasa, atau yang lainnya sudah biasa mereda.

Read moreHolding on and Letting Go

Ketinggalan

Mbak Ira : ‘Kenapa sih, anak ini cemberut terus. Ketus terus ngomongnya’

Abah : ‘Senyumnya ketinggalan di Depok. Jadi cemberut terus’

Aku : -_-

Bubu : ‘Maoh~’

Bukan Siapa-siapa

Saat itu kamu tidak butuh siapapun hadir Bukan aku Bukan dia Bukan mereka Bukan siapa-siapa Kamu membutuhkan dirimu sendiri Hadir disana Siap bersorak ketika kamu berjaya, siap pula merangkul hangat ketika kau tak berdaya