Rangkuman Google SEO Office Hour 16 Oktober 2020

Google SEO Office Hour adalah acara “open house” dapur operasional Google Search. Isinya adalah sesi tanya jawab para webmaster di seluruh dunia dengan orang dalam Google. Biasanya, host dari acara ini adalah John Muller, Search Advocate Google.

Office hour SEO Google in bisa Anda saksikan di Channer Official Google Webmaster berikut: Google Webmaster – Youtube.

Pokok bahasan dalam Google SEO office hour ini cukup beragam. Tergantung pada trend dan fluktuasi kinerja mesin pencari Google. Singkatnya, Anda bisa belajar SEO langsung dengan orang dalam Google!

Nah, pada tanggal 16 Oktober 2020 lalu, topik yang dibahas antara lain: crawling, indexing, mobile sites, internationalization, duplicate content, Sitemaps, Search Console, pagination, duplicate content, dan situs multi-lingual/multi-regional.

Jika Anda malas mengikuti talk show official Google ini, Anda bisa membaca rangkumannya di artikel ini.

Rangkuman Google SEO Office Hour 16 Oktober 2020

Google SEO Office Hour 16 Oktober – Google Webmaster, YouTube

1. Apakah Outbound Link Ke Situs Lain Bisa Berakibat Buruk Pada Situs Kita?

Pertanyaan pertama yang diterima oleh John Muller adalah seputar memberikan outbound link sebagai kompensasi karena mereka menggunakan konten dari kompetitor.

Apakah hal tersebut (memakai konten kompetitor) dianggap tindakan ilegal oleh Google?

Ternyata tidak sama sekali!

Alasannya adalah sebagai berikut:

  1. Situs kompetitor yang disebut oleh sang penanya telah memberi izin penggunaan ulang konten mereka
  2. Konten dari situs kompetitor tersebut bermanfaat bagi pembaca/pengunjung situs sang penanya

Untuk masalah pemberian backlink ke situs sang kompetitor, Muller menyatakan bahwa hal tersebut adalah masalah dilematis.

Penyebabnya adalah jumlah backlink yang diberikan oleh sang penanya lebih dari satu. Pada sisi lain, kemungkinan backlink tersebut bisa jadi berguna untuk pembaca.

Oleh karena itu, Muller menyarankan untuk menyeleksi link yang benar-benar relevan dengan produk di situs sang penanya.

Selain itu, Muller juga menyatakan, sebaiknya gunakan tag “rel=no-follow”. Dengan demikian, tim Google tidak menganggap hal tersebut sebagai tindakan ilegal: link exchange/link schemes.

Tujuannya agar algoritma Google tidak menganggap praktek tersebut sebagai jual-beli link.

Anda bisa menyaksikan bagian ini dengan meng-klik link berikut: SEO Office Hour 16 Oct 2020: Andre Kocak.

2. Bagaimana Cara Merger Situs yang Baik?

Lai Karomah
What am I really? Dunno~